Tingkatkan Kualitas Keilmuan, LDII Jakarta Selatan Gelar Asrama Sunan Abu Daud

Jakarta (23/8). LDII Jakarta Selatan sukses menggelar kegiatan Asrama Sunan Abu Daud yang berlangsung selama lima hari, pada 18–22 Agustus 2026, berlokasi di Gedung Serba Guna Bintaro.

Kegiatan intensif ini diikuti oleh 175 peserta secara tatap muka dan puluhan peserta secara online. Program ini dirancang khusus untuk meningkatkan pemahaman keagamaan serta kualitas keilmuan para muballigh yang bertugas di majelis taklim se-Jakarta Selatan.

Perwakilan Pengurus LDII, Mudhori, menyampaikan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi sepanjang pelaksanaan asrama. Selain diisi dengan penyampaian materi keilmuan, kegiatan ini juga disemarakkan dengan ajang olahraga H. Zaini Ahmad Cup 1 yang mempertandingkan cabang tenis meja dan bulu tangkis guna mempererat tali silaturahim.

“Asrama ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan. Secara umum kegiatan berjalan lancar karena perencanaan yang matang. Kami berharap program pembinaan keilmuan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin dua hingga tiga kali dalam setahun,” ujar Mudhori.

Pada kesempatan tersebut, pemateri utama H. Zaini Ahmadi sekaligus Pengurus Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri, menekankan pentingnya peningkatan kualitas ibadah seiring bertambahnya usia. Ia mengingatkan bahaya besar bagi seseorang yang enggan menerima dan menyampaikan ilmu.

“Semakin lama kita hidup, seharusnya semakin meningkat pula kualitas ibadah dan kualitas hidup kita. Ingat, ada tiga dampak buruk yang akan menimpa seseorang jika tidak mau menerima dan menyampaikan ilmu yang dimilikinya, yaitu disempitkan rezekinya, dilupakan ilmunya, dan yang paling berbahaya adalah mati tanpa membawa keimanan,” tegas H. Zaini Ahmadi.

Fokus pembahasan materi mengenai bab shalat memberikan kesan mendalam bagi para peserta. Amelia Setia, salah satu peserta asrama, mengaku mendapatkan banyak hikmah dan koreksi atas ibadah harian yang dilakukannya.

“Lewat asrama ini saya bisa me-refresh dan memperbaiki tata cara ibadah. Khususnya mengenai pentingnya tuma’ninah dalam shalat yang terkadang terabaikan. Semoga ilmu yang didapat membuat kita bisa beribadah lebih khusyuk dan sadar sepenuhnya sedang menghadap Allah,” ungkap Amelia.[ANR]

Related posts

Leave a Comment