Jakarta (1/1). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kota Adminitrasi Jakarta Pusat sukses menyelenggarakan kegiatan pembinaan generasi muda melalui pengajian akhir tahun yang dipusatkan di Masjid Al-Muflihun, Jakarta, pada Rabu (31/12).
Sebanyak 527 peserta dari berbagai wilayah di Jakarta Pusat memadati lokasi acara untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang khusus guna membentengi pemuda dari pengaruh negatif pergantian tahun. Program tahunan ini menjadi komitmen organisasi dalam mencetak generasi yang religius dan memiliki karakter positif di tengah tantangan zaman.
Kegiatan dikemas secara kreatif untuk menyesuaikan dengan karakteristik generasi milenial dan Gen Z, tidak hanya terpaku pada materi keagamaan konvensional. Selain itu, diisi dengan ngaji Al Quran, nasehat agama, sesi movie time atau nonton bareng film inspiratif, art space sebagai wadah kreativitas seni, serta fun games untuk mempererat kerukunan antar peserta.
Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Ilham Maldini, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran dan tingginya antusiasme peserta yang mencapai lebih dari lima ratus orang tersebut.
“Kami sangat senang dengan suksesnya acara ini. Kami bersyukur bisa mengajak teman-teman untuk ikut pengajian akhir tahun ini dengan tema GEMILANG (Generasi muda cerdas, inovatif, luhur, dan cemerlang) daripada beraktivitas yang kurang bermanfaat di luar sana. Harapannya, kegiatan ini menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk berkumpul dalam kebaikan,” ucap Ilham di sela-sela acara.
Dalam kesempatan yang sama, Dewan Penasehat DPD LDII Kota Administrasi Jakarta Pusat, KH. Suherman, memberikan nasehat agama yang menekankan pentingnya disiplin dan empati.
Beliau mengingatkan para pemuda untuk senantiasa mengikuti arahan Gubernur DKI Jakarta agar tidak merayakan pergantian tahun dengan hura-hura yang kurang bermanfaat. Menurutnya, kepatuhan terhadap pemimpin merupakan bagian dari pembentukan karakter warga negara yang baik dan religius.
Lebih lanjut, KH. Suherman juga mengetuk pintu hati para generasi muda untuk menunjukkan kepedulian sosial terhadap bencana yang terjadi di daerah lain.
“Daripada berfoya-foya, lebih baik kita memperbanyak ibadah dan berdoa. Mari kita saling mendoakan, terutama untuk warga yang saat ini sedang terkena musibah di Aceh, Sumatera sekitarnya agar diberikan kekuatan dan kesabaran. Inilah saatnya pemuda LDII menunjukkan empati dan solidaritasnya sebagai sesama anak bangsa,” pungkas KH. Suherman.
Kegiatan yang berlangsung hingga esok hari pun mendapat perhatian serius dari jajaran pimpinan wilayah. Pada kesempatan itu, Ketua dan Sekretaris DPW LDII DKI Jakarta turun langsung meninjau dan memantau jalannya acara dari awal hingga malam hari untuk memastikan pembinaan berjalan dengan kondusif dan aman. Kehadiran tokoh-tokoh penting ini memberikan motivasi tambahan bagi para peserta untuk terus konsisten dalam mengikuti kegiatan pembinaan organisasi di masa mendatang.[ANR]
