DKI Jakarta (20/4/20) – Pondok Pesantren Minhaajushshoobiriin Islamic School Bekerja sama dengan Kementrian Agama Republik Indonesia mengadakan sosialisasi penyebaran dan pencegahan virus Covid-19. Dalam acara tersebut, diawali dengan pembuatan handsanitizer dan disinfektan secara mandiri. Diharapkan setelah mendapatkan pelatihan dan sosialisasi ini, para santri bisa mengadakan penyemprotan disinfektan secara masal dan mandiri. Selain itu, sosialisai ini bisa memberikan dampak kepada santri untuk membuat posko Gugus Tugas Covid-19 di Pondok Pesantren Minhaajushshoobiriin, Jakarta Timur. Dalam sesi terakhir, para penggurus dan jajaran Pondok Minhaajushshoobiriin mendapatkan Bantuan dari Kementrian Agama Republik Indonesia dan Tim Hand Santritizer.…
Read MoreYear: 2020
LDII Banyuwangi Bagikan Sembako pada Warga Terdampak Wabah Corona
BANYUWANGI (19/04). Dampak pandemi Coronavirus disease (COVID-19) yang melanda Indonesia tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat, tetapi juga sosial dan ekonomi. Terlebih adanya penerapkan physical distancing, pembatasan aktivitas di luar rumah sebagai bentuk pencegahan penyebarannya, berpengaruh besar pada perekonomian nasional termasuk sebagian warga Banyuwangi. Banyak masyarakat yang bekerja sebagai buruh harian atau pedagang eber- eber (pedagang kecil) mendapatkan kesulitan karena menurunnya pesanan maupun pembeli yang mengakibatkan kondisi ekonomi masyarakat menurun dan lesu. Upaya membantu memenuhi kebutuhan pangan pada kelompok masyarakat kecil ditengah wabah corona, Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Indonesia (DPD…
Read MorePengurus LDII Cimahi Dites Covid-19, Hasilnya Negatif
Cimahi (19/4). Para pengurus LDII dari jajaran DPD, PC, dan PAC se-Kota Cimahi mengikuti rapid test massal yang diperuntukkan bagi para pemuka agama yang digelar Pemkot Cimahi, di Pendopo DPRD Kota Cimahi, Kamis (16/4/2020). Hasil pemeriksaan, semua pengurus DPD LDII Kota Cimahi dinyatakan negatif corona/Covid-19. Dalam rapid test itu, 175 pemuka agama dari Islam, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu se-Kota Cimahi mengikuti pemeriksaan rapid test. Pemeriksaan ini karena para pemuka agama sering berinteraksi dengan masyarakat, sehingga berisiko terpapar virus corona. “Para kiai, ulama, ustad, dan ustazah ini masuk dalam kategori B, yakni warga…
Read More