Jakarta – (6/11/2026) LDII DKI Jakarta menghadiri undangan, kegiatan organisasi kemasyarakatan Pejabat (Pengacara dan Jawara Bela Umat) yang dinahkodai oleh H. Eka Jaya selaku Ketua DPP Pejabat, berupa pelaksanaan Milad 7 Pejabat sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat siang di Gedung Pertemuan Antasari, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, 6 November 2026.
Acara yang dihadiri oleh berbagai tokoh, baik pemerintahan, warga/masyarakat, ormas serta internal organisasi terasa santai namun tetap khitmad. Di awali dengan tampil kelompok hadroh serta marhabanan oleh kader-kader wanita Pejabat. Ketua DPW LDII DKI Jakarta yang tidak bisa menghadiri undangan sebab ada aktifitas di luar negeri diwakili oleh Wanhat dan Wakil Sekretaris DPW LDII DKI Jakarta, masing-masing H. Eddy Supriyadi serta M. Rofiq Sujarwanto.
Dalam sambutannya, Ketua DPP Pejabat, H. Eka Jaya, menekankan pentingnya kehadiran organisasi dalam memberikan dampak positif di tengah masyarakat.
“Menjadi tujuan utama Pejabat bahwa manusia yang terbaik adalah yang bermanfaat untuk manusia lainnya. Maka, personel Pejabat harus bisa memberikan manfaat nyata, salah satunya melalui pendampingan dan bantuan hukum kepada masyarakat yang tidak mampu,” tegas Eka Jaya.
Merespons pandangan tersebut, Wakil Sekretaris DPW LDII DKI Jakarta, M. Rofiq Sujarwanto, menyatakan bahwa lembaganya memiliki visi yang sejalan dengan ormas Pejabat, terutama dalam hal pengabdian kepada umat. Hal tersebut selaras dengan implementasi program 8 Klaster Kontribusi LDII untuk pembangunan bangsa dan negara.
“Dalam hal memberikan manfaat untuk orang lain atau umat, LDII memiliki pandangan yang sama dan sepakat untuk terus bersinergi melakukan kebaikan. Salah satu fokus kami adalah melalui edukasi karakter luhur kepada generasi penerus bangsa saat ini,” jelas Rofiq seusai acara.

Lebih lanjut, Rofiq menambahkan bahwa peran aktif setiap elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk mewujudkan cita-cita bangsa yang tertuang dalam UUD 1945, yakni memajukan kesejahteraan umum. Upaya memberikan edukasi kepada generasi muda agar menjadi individu yang bermanfaat dinilai sebagai langkah strategis dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. [mufiqs]

