Jakarta (29/7). DPD LDII Jakarta Selatan menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan se-Kota Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut digelar di Masjid Darul Jannah, Kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, pada Rabu (29/7).
Kehadiran LDII menjadi wujud komitmen organisasi dalam memperkuat sinergi dengan berbagai elemen umat, untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pengukuhan ini mengangkat tema “Menguatkan Khidmah Ulama dan Umat Islam Merawat Ukhuwah, Moderasi Beragama dan Kemaslahatan Umat di Wilayah Jakarta Selatan”, yang menitikberatkan pada penguatan kolaborasi antar organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam dalam meningkatkan moderasi beragama.
Ketua MUI Kota Jakarta Selatan, KH. Nawawi Halim, memimpin langsung prosesi pengukuhan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi antar-ormas Islam untuk merealisasikan program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk pemberdayaan ekonomi dan penguatan kontribusi bagi bangsa.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan pejabat daerah, Wali Kota Jakarta Selatan, Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, Ketua MUI DKI Jakarta, Pengurus MUI Jakarta Selatan, dan Camat se-Jakarta Selatan
Senada dengan hal itu, Sekretaris MUI Jakarta Selatan, Yasdar, berharap sekitar 500-an pengurus baru yang telah dilantik dapat saling bekerja sama secara erat dengan ormas Islam lainnya demi kemaslahatan warga sekitar.
“Dengan pengurus yang baru ini mencapai 500-an ini kami harapkan bisa berkontribusi untuk saling kerjasama antar organisasi masyarakat islam terhadapat warga sekitar,” ucap Yasdar.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD LDII Kota Jakarta Selatan, Mulyono, menegaskan kesiapan LDII untuk mendukung penuh pelaksanaan program-program kerja pengurus MUI kecamatan yang baru dilantik.
“Pada momentum ini, sebanyak 10 warga LDII secara resmi dilantik untuk mengemban amanat sebagai pengurus MUI di tingkat kecamatan se-Jakarta Selatan,” ungkap Mulyono.

Melalui pengukuhan ini, keberadaan pengurus baru diharapkan dapat makin menyolidkan peran MUI Kecamatan dalam membimbing umat, merajut kerja sama yang harmonis dengan pemerintah daerah (ulama-umara), serta menciptakan lingkungan masyarakat Jakarta Selatan yang religius dan kondusif.[ANR]
