Eratkan Persaudaraan dan Bangun Karakter Luhur Pemuda, Acara “Ponjay Licious” Sukses Digelar

Jakarta (16/7). Dalam rangka mempererat tali persaudaraan dan menumbuhkan karakter luhur di kalangan generasi muda, puluhan pemuda (gerenerus) Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Pondok Karya sukses menggelar acara bertajuk “Ponjay Licious”. Kegiatan keakraban yang diisi dengan tradisi bakar sate bersama ini diselenggarakan di kawasan Masjid Baitussyakur pada Selasa (16/6/2026).

Mengusung tema “Hangatkan Kebersamaan, Eratkan Persaudaraan”, acara ini diikuti oleh 40 peserta. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang kumpul pemuda, melainkan dirancang secara khusus untuk mencapai tiga tujuan utama pembinaan. Tujuan tersebut meliputi sarana untuk saling mengenal lebih akrab antar-generus, memperkuat semangat kebersamaan melalui kegiatan positif, serta membangun rasa kekeluargaan yang selaras dengan nilai-nilai 29 Karakter Luhur, di antaranya sikap rukun, kompak, dan kerja sama yang baik.

Pengurus Penggerak Pembina Generus (PPG), Ahmad Fahrian, menjelaskan bahwa acara ini merupakan wadah implementasi langsung dari karakter luhur yang selama ini ditanamkan kepada para pemuda.

“Kegiatan Ponjay Licious ini mendukung perwujudan karakter luhur generus LDII, yaitu rukun, kompak, dan kerja sama yang baik. Di mana para pemuda bekerja sama dengan amal salehnya masing-masing untuk menyiapkan acara sehingga bisa terlaksana dengan baik,” ujar Fahrian.

Pihaknya berharap, suksesnya acara ini dapat menjadi langkah positif yang berkelanjutan dalam membangun generasi yang berkarakter tangguh, rukun, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama.

Sementara itu, Ketua Panitia Acara, Youse Nur Fauzi, menuturkan bahwa tradisi bakar sate ini merupakan agenda rutin yang digelar setahun sekali. Untuk menjaga momentum kebersamaan, pihaknya juga rutin mengadakan ragam kegiatan setiap bulannya.

“Tantangan terbesar bagi panitia sendiri adalah bagaimana memotivasi dan menggerakkan teman-teman generus dari mulai tahap persiapan sampai selesainya kegiatan. Namun dengan kekompakan, semua bisa teratasi,” ungkap Youse.

Keberhasilan panitia dalam merangkul peserta terlihat dari antusiasme di lapangan. Retno Ayu, salah satu perwakilan peserta, mengaku sangat terkesan dengan jalannya acara yang jauh dari kata membosankan.

“Seru banget acaranya, sangat interaktif dan melibatkan semua orang. Kita tidak hanya datang untuk makan-makan saja, tapi dengan antusiasme teman-teman yang lumayan tinggi, jadinya para peserta dengan sendirinya berinisiatif untuk membaur dan saling mendukung di setiap rangkaian acara,” tutur Retno.

Melalui kegiatan-kegiatan positif berbasis komunitas seperti Ponjay Licious ini, diharapkan generasi muda dapat terus menjadi motor penggerak kerukunan di tengah masyarakat dan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter unggul. (senja)

Related posts

Leave a Comment