Jakarta (11/6). Pemerintah Kota Jakarta Pusat mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk warga LDII, untuk menjadikan momentum pelantikan dan pengukuhan Pengurus DPD LDII Kota Administrasi Jakarta Pusat periode 2025–2030 sebagai semangat kepedulian dalam membangun kota.
Hal itu ditegaskan Kabag Kesra Jakarta Pusat sekaligus mewakili Walikota Jakarta Pusat, Ahmad Juhandi saat menghadiri dan memberikan pengarahan dalam pelantikan dan pengukuhan Pengurus DPD LDII Kota Administrasi Jakarta Pusat periode 2025–2030, di Ruang Serba Guna Utama Walikota Jakarta Pusat, DKI Jakarta pada Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, pentingnya peran ormas keagamaan sebagai mitra pemerintah dalam menjaga program pemerintah terkait isu agama dan lingkungan.
“Pemerintah Kota Jakarta Pusat sedang menggalakkan pemilahan sampah, Kita mendorong agar masyarakat termasuk anggota LDII diberikan motivasi pilah sampah di rumah masing-masing. Apalagi LDII sangat mendukung kebijakan ini terkait sampah ini,” ucap Ahmad Juhandi.
Ia menegaskan, berbagai persoalan kota ini akan lebih efektif diselesaikan apabila dipikirkan dan dikerjakan bersama-sama terutama terkait lingkungan dan sampah.
“Apabila hal ini tidak diperhatikan pemerintah akan kewalahan karena di bandar gebang sudah over load sedangkan nanti mulai 1 agustus 2026 di sana sudah terverifikasi hanya sampah tertentu yang bisa masuk, selebihnya dikembalikan pada masyarakat,” katanya.
Ketua DPD LDII Jakarta Pusat terpilih Aris Triarso menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kabag Kesra Jakarta Pusat Ahmad Juandi yang mewakili Walikota Jakarta Pusat.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kota Jakarta Pusat atas tempat yang diberikan kami untuk pengukuhan pengurus DPD LDII Jakarta Pusat ini,” ujar Aris Triarso.
Ia melihat penekanan pembinaan karakter yang dijalankan LDII dalam nilai keagamaan dan kebangsaan yang selama ini diajarkan harus dipraktekkan. Menurut dia, penguatan karakter perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kepedulian terhadap lingkungannya.
“Kami menginstruksikan dan membina seluruh warga kami hingga ke tingkat PC dan PAC (Kecamatan dan Kelurahan) untuk aktif membantu program pemerintah dalam hal pengelolaan dan pemilahan sampah dari sumbernya.” tambahnya.
Aris Triarso juga menyoroti rencana pengurus baru yang mendukung program pemerintah terkait pilah sampah. Ia memandang proses pilah sampah ini harus dengan kesadaran diri sendiri.
Sementara itu, Ketua DPW LDII Provinsi DKI Jakarta memuji sinergi yang telah terjalin baik antara LDII Jakarta Pusat dengan jajaran Pemkot dan Ormas. Ia mengingatkan para pengurus agar menjalankan amanah dengan totalitas dan niat ibadah.
“Program utama kita adalah membentuk warga LDII yang religius dan amanah. Kepada pengurus baru, bahwa jabatan ini adalah amanah dan ladang pahala. Mari kita singsingkan lengan. Segera lakukan konsolidasi, jalin komunikasi dengan segenap instansi pemerintah, TNI, Polri, MUI, serta ormas-ormas saudara kita lainnya,” tegas Imam Bashori.
Salah satu program prioritas yang akan dijalankan, lanjut Imam, terkait implementasi 8 klaster pengabdian LDII untuk bangsa terutama di wilayah Jakarta Pusat.

“Delapan klaster ini bukan sekadar narasi di atas kertas. Ini adalah roadmap kerja LDII. Kami menyadari, Pemerintah Kota Jakarta Pusat memiliki tantangan yang kompleks sebagai pusat kota. Oleh karena itu, LDII hadir bukan sebagai beban, melainkan sebagai mitra strategis pemerintah untuk menyelesaikan tantangan-tantangan tersebut melalui 8 jalur pengabdian ini,” pungkasnya.[ANR]
