Perkuat Ukhuwah, DMI Jagakarsa Ajak LDII Kolaborasi dalam Kepengurusan

JAKARTA (10/5) – Semangat kebersamaan antarorganisasi Islam di wilayah Jakarta Selatan semakin menguat. Hal ini tercermin dalam pertemuan silaturahmi antara jajaran Pengurus Cabang (PC) dan Pengurus Anak Cabang (PAC) LDII se-Kecamatan Jagakarsa dengan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Jagakarsa, Muniri, pada Minggu (10/05/2026) malam.

Bertempat di Masjid Baitul Hasan, Lenteng Agung, pertemuan yang berlangsung hangat sejak pukul 20.00 WIB ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus mempererat tali persaudaraan antar-tokoh agama di tingkat kecamatan.

Apresiasi dan Undangan Terbuka
Ketua DMI Jagakarsa, Muniri, menyatakan rasa syukur dan apresiasinya atas inisiatif yang dilakukan oleh pengurus LDII. Beliau mengaku sangat senang dapat berdialog langsung dengan jajaran pengurus LDII Jagakarsa.

Dalam kesempatan tersebut, Muniri secara terbuka mengajak kader-kader terbaik LDII Jagakarsa untuk berperan aktif dalam kepengurusan DMI. Tidak tanggung-tanggung, ajakan tersebut mencakup keterlibatan di berbagai level, mulai dari tingkat Ranting, Cabang, hingga tingkat Kota.

“DMI membuka pintu bagi pengurus LDII untuk bersama-sama mengabdi di jajaran kepengurusan DMI di semua tingkatan,” ungkap Muniri dalam sambutannya.

Tiga Pilar Program DMI
Selain membahas kolaborasi kepengurusan, Muniri juga memaparkan tiga program utama yang sedang diusung oleh DMI saat ini, yakni: Sukses Konsolidasi: Memperkuat soliditas internal organisasi di setiap jenjang. Mitra Pemerintah: Memposisikan DMI sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan program-program kemasyarakatan. Kepatuhan Organisasi: Menjalankan seluruh aturan turunan yang telah ditetapkan oleh DMI Pusat, Provinsi, maupun Kota secara selaras.

Harapan Masa Depan
Ketua PAC LDII Ciganjur, Janawan, yang hadir dalam pertemuan tersebut, melaporkan bahwa komunikasi dua arah ini merupakan langkah positif bagi kemajuan dakwah di Jagakarsa. Melalui silaturahmi ini, diharapkan masjid-masjid di wilayah Jagakarsa tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat persatuan umat yang dikelola secara profesional melalui kerja sama antarorganisasi.

Pertemuan pun diakhiri pada pukul 21.30 WIB dengan komitmen bersama untuk terus menjaga kondusivitas dan sinergitas demi kemaslahatan warga di wilayah Jagakarsa (KIM).

Related posts

Leave a Comment