Pemkot dan MUI Puji Sikap Responsif LDII Jakarta Selatan

Jakarta Selatan (18/4). LDII terus berkomunikasi dan kontribusi dengan pemerintah dan Majelis Ulama Indonesia. Kondisi bangsa saat ini mengharuskan kerja sama, kolaborasi dan sinergi yang intens.

“Sebagai warga negara Indonesia tetap mempersiapkan diri kita, menempatkan diri kita agar kita bisa membantu kepada pemerintah. Tugas kita memberikan edukasi, memberikan semangat, saling menjaga kerukunan, kekompakkan dan saling hormat menghormati,” ucap Ketua DPD LDII Jakarta Selatan, H. Mulyono, dalam sambutannya ,di Masjid Baitul Fattah, kepada seluruh pengurus PAC dan PAC LDII yang ada di Jakarta Selatan.

Konsolidasi LDII Jakarta Selatan yang dihadiri oleh Pemkot Jakarta Selatan, MUI Jakarta Selatan hingga FKDM. Kasuban Kesbangpol Jakarta Selatan, Drs. H. Dirhamul Nugraha, menyampaikan apresiasi sikap responsif yang dilakukan LDII sedari periode COVID-19.

“Pada saat COVID di Jaksel, walaupun belanja pegawai hanya 50%, kita dengan forum-forum masyarakat, dengan ormas, kita tetap bergerak terkait sosialisasi Pemilu. Yang paling awal menawarkan untuk menjadi tuan rumah, salah satunya adalah LDII,” ucapnya.

LDII bersama Pemkot Jakarta Selatan saat itu tetap melakukan sosialisasi kegiatan webinar Kesbangpol dan penanganan COVID. Selain itu Pemerintah Kota Jakarta Selatan bersama LDII menginisiasi GEMPAR (Gerakan Seribu Apar). Tujuannya agar Apar. tersedia dalam rumah-rumah di Jakarta Selatan.

Pemkot Jakarta Selatan menyiapkan Genmasta atau Generasi Emas Tangguh Dan Takwa yang menurutnya LDII sudah menjalankannya lebih dahulu. “Dukungan penuh buat kegiatan-kegiatan Kesbangpol, kaya masalah Genmasta ini kan sebenarnya sudah duluan LDII,” jelasnya.

Ia melihat tekad LDII yang sudah membina generasi penerusnya sejak muda. “Pada saat itu kita ketemu acara olahraga di GOR Pasar Minggu, saya melihat dan antusias sekali, pembinaan kepada generasi mudanya, kepada anak-anak, berjalan. Ini menurut saya cikal bakal tekad kuat dari LDII.”

Pemkot Jakarta Selatan mencanangkan program kelas kontribusi mahasiswa. Nantinya mereka mengajarkan materi sekolah kepada adik-adik sebagai wujud pengabdian masyarakat untuk para penerima beasiswa.

Majelis Ulama Indonesia Kota Jakarta Selatan yang juga hadir ,di Masjid Baitul Fattah Cilandak, menyoroti kontribusi jLDII dalam kegiatan keumatan. Sekretaris Umum MUI Jakarta Selatan, Dr. H. Yasdhar, S.Sy., SQ., MH., mengapresiasi keterlibatan LDII Jakarta Selatan dalam pembangunan gedung kantor MUI Jakarta Selatan.

Ia juga menegaskan MUI adalah “rumah besar’ ormas islam dan di dalamnya ada LDII. “MUI Jakarta Selatan ini benar-benar ingin menjadikan semua ormas Islam di Jakarta Selatan sebagai satu keluarga besar,” ucapnya. Walaupun belum ada perwakilan LDII di dalam MUI, LDII tetap menjadi bagian dari Majelis Ulama Indonesia. Kontribusi LDII diharapkan terus untuk dipublikasikan dan diinformasikan ke seluruh umat.

“Dengan digitalisasi publikasi, kita bisa mengedukasi masyarakat bahwa masih banyak persoalan umat yang lebih besar dan penting untuk diselesaikan bersama daripada sekadar memperdebatkan perbedaan kecil,” pungkasnya.

Bagi LDII, generasi penerus (generus) yang memiliki ketakwaan dan kepintaran menjadi pondasi yang harus dibuat dan sedang disiapkan saat ini. Ini sejalan dengan program pemerintah kota adm. Jakarta Selatan dengan nama Genmasta. LDII Jakarta Selatan selalu siap membantu pemerintah dalam mewujudkan generasi emas menghadapi Indonesia Emas 2045.

Related posts

Leave a Comment