LDII DKI Jakarta Gelar Pelatihan Sembelih Halal Kerjasama dengan Dinas KPKP

Jakarta (17/5). DPW LDII DKI Jakarta menggelar sosialisasi penyelenggaraan kurban berkualitas dan praktik juru sembelih halal. Kegiatan itu juga berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta.

Acara yang digelar secara daring pada Sabtu (16/5) itu bertujuan agar pada penyelenggaraan kurban pada Idul Adha nanti bisa sesuai syariah dan hasilnya berkualitas. Wakil Ketua DPW LDII Jakarta Teguh Sugiyono yang mewakili Imam Bashori saat itu menyampaikan, penyelenggara kurban harus memperhatikan banyak faktor, antara lain pemilihan hewan kurban berkualitas, kebersihan tempat, dan proses distribusi serta pengolahan daging kurban.

“LDII mendorong agar para panitia kurban memodifikasi kandang sedemikian rupa agar tidak menyakiti hewan, selain itu juga mengedukasi untuk menggunakan kemasan ramah lingkungan,” kata dia. Contohnya plastik ramah lingkungan, daun, atau wadah besek untuk pengemasan daging kurban. Sehingga harapannya penyelenggaraan kurban setahun sekali ini bisa memenuhi kaidah syariat agama serta peduli lingkungan.

Selain itu, LDII Jakarta juga mengembangkan LDII Halal Center lewat Lembaga Proses Produk Halal dengan program juru sembelih halal yang difasilitasi sertifikasi. “Sehingga memenuhi standar kelayakan penyembelihan kurban dan nantinya Indonesia bisa menjadi pusat halal dunia,” kata Teguh.

Sementara itu Ketua Umum DPP LDII Dody Taufiq Wijaya mengatakan, perintah penyelenggaraan kurban sudah diperintah dari kaum sebelum saat ini agar kita mendekatkan diri pada Alloh. “Yang sampai adalah ketakwaan kita,” kata dia.

Ia mengapresiasi LDII Jakarta yang telah berkolaborasi dengan Dinas KPKP kesekian kalinya. LDII berkewajiban memberikan wawasan kepada warganya mengenai peningkatan kualitas berkurban dan memperhatikan aspek ramah lingkungan. Pemerintah juga sebagai otoritas memudahkan kegiatan penyembelihan itu. “Selaras dengan ketahanan pangan di DKI Jakarta, saya harap sinergi itu bisa dilanjutkan termasuk urban farming di ponpes misalnya,” kata dia.

Dody juga mengingatkan bahwa 8 bidang pengabdian LDII yang keempat utamanya yakni kebangsaan, keagamaan, pendidikan, dan kesehatan, adalah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul berkarakter luhur.

Karena itu ia juga mengajak agar warga LDII mempraktekkan 29 karakter luhur dan termasuk meningkat secara kualitas dan kuantitas dalam berkurban. “Semoga acara ini menambah wawasan dan pengetahuan, serta mempererat ukhuwah Islamiyah, wathaniyah, dan basariyah,” tutupnya. (*)

oplus_262144

Related posts

Leave a Comment