Jakarta (4/7). Pengurus Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Pondok Labu berkolaborasi dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Husna menyelenggarakan Asrama Liburan Sekolah. Kegiatan yang bertujuan memperkuat fondasi karakter anak ini berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat (29/6–3/7/2026).
Bertempat di Masjid Al Husna, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, agenda rutin pengisi masa libur sekolah ini diikuti oleh 37 peserta dari jenjang usia dini hingga Sekolah Dasar (SD). Program ini dirancang untuk mengarahkan anak-anak pada kegiatan produktif melalui pembinaan keagamaan, pembentukan karakter, serta pengembangan kebiasaan positif.
Selama lima hari, para peserta mendapatkan beragam materi terpadu. Materi tersebut mencakup pengkajian ilmu agama (Alim Faqih), pembelajaran membaca Al-Qur’an dengan metode Tilawati, hafalan doa dan surat pendek, hingga praktik ketertiban wudu dan salat. Anak-anak juga diajak mengikuti permainan edukatif, olahraga, pendidikan karakter, serta evaluasi harian.
Sesi simulasi akhlak menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan ini. Para peserta diajak mempraktikkan langsung nilai-nilai kehidupan, seperti tata krama menghormati orang tua dan guru, bersikap jujur, disiplin, peduli kebersihan, serta budaya tolong-menolong. Metode praktik ini dinilai lebih efektif untuk menanamkan adab Islami dalam keseharian anak.
Selain pembinaan spiritual dan moral, panitia turut menjamin asupan nutrisi peserta dengan menyediakan konsumsi sehat dan bergizi. Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, panitia juga membagikan hadiah kepada peserta yang menunjukkan peningkatan kedisiplinan, keaktifan, dan akhlak terbaik.
Ketua PAC LDII Pondok Labu, Hasbi Muhti, menegaskan bahwa pembinaan karakter merupakan proses berkelanjutan yang menuntut sinergi antara lingkungan keluarga, masjid, dan masyarakat.
“Anak-anak adalah amanah sekaligus investasi peradaban. Ketika keluarga, masjid, dan masyarakat berjalan bersama menanamkan ilmu, akhlak, dan keteladanan sejak usia dini, kita sedang mempersiapkan generasi yang mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” ujar Hasbi di Jakarta.
Hasbi menambahkan, Asrama Liburan ini merupakan salah satu ikhtiar nyata untuk membangun generasi yang alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri.
Inisiatif pendidikan ini mendapat sambutan hangat dari Ketua DKM Al Husna, Supadjo. Ia berharap momentum kolaborasi ini dapat terus mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat pembinaan masyarakat.
“Masjid memiliki peran yang tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan umat. Kami berharap kegiatan ini terus berkelanjutan sehingga anak-anak semakin mencintai Al-Qur’an, berakhlak mulia, dan menjadikan masjid sebagai bagian dari kehidupan mereka,” jelas Supadjo.
Terselenggaranya Asrama Liburan Sekolah ini didukung penuh oleh para donatur, pengurus masjid, pembina, serta orang tua peserta. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan generasi penerus yang cerdas secara intelektual, memiliki integritas luhur, dan siap menjadi SDM profesional religius yang berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. (*/hasbie)
