Jakarta, 24 Mei 2026 — Dewan Pimpinan Daerah LDII Jakarta Utara menggelar pengajian umum di Masjid Al-Akbar, Sungai Bambu, Tanjung Priok, Minggu (24/5). Kegiatan tersebut diikuti oleh pengurus dan warga LDII serta masyarakat sekitar dengan suasana khidmat.
Pengajian diawali dengan kajian Al-Qur’an oleh Ustadz H. Sarbiyanto yang membahas Surat As-Shaffat ayat 95–105. Dalam penjelasannya, ia mengajak umat Islam untuk berperan aktif dalam kehidupan sosial. “Jadilah pelaku sejarah, bukan hanya penonton,” ujarnya di hadapan jamaah.

Selanjutnya, arahan disampaikan oleh Ketua DPD LDII Jakarta Utara melalui Ust. Pudya Sanjaya, SE. Ia menekankan pentingnya semangat berkurban dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Selain itu, warga LDII diimbau untuk bersikap terbuka dan mampu bergaul dengan berbagai kalangan.
Menurutnya, peran masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih juga penting dalam mendukung kegiatan pembinaan umat. Ia turut mengingatkan agar masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial dan menghindari konten yang berpotensi memecah belah persatuan.

Sementara itu, tausiyah utama disampaikan oleh Ust. Ahmad Subhan, S.H. Ia mengajak jamaah untuk mencintai nasihat agama dan meningkatkan kualitas ibadah. Dalam ceramahnya, ia meneladankan keteguhan Nabi Ibrahim AS dalam menjalankan perintah Allah SWT, khususnya dalam ibadah kurban.
Ia juga mengingatkan bahwa kehidupan dunia bersifat sementara dan penuh godaan. Mengutip pesan Abu Bakar Ash-Shiddiq, ia menyebutkan bahwa dunia memang tampak menyenangkan, namun setiap perbuatan manusia tetap dalam pengawasan Allah SWT.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat. “Jangan hanya berorientasi pada dunia, karena pada akhirnya akan menimbulkan kekecewaan,” katanya.

Menutup tausiyah, Ahmad Subhan mengajak jamaah untuk membangun keluarga yang harmonis melalui saling menasihati dalam kebaikan, serta menjalankan peran masing-masing dengan penuh tanggung jawab.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

