“Martabak Manis” Akhir Tahun 2025 LDII Tanah Abang Jakarta Pusat

Jakarta (01/01) – Menjelang akhir tahun 2025 bagi sebagian besar rakyat Indonesia menjadi keprihatinan bersama. Beberapa wilayah di bagian barat Indonesia (Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara) mengalami bencana alam banjir bandang. Sebagai wujud empati sekaligus usaha mendekatkan diri pada Allah SWT, para remaja (muda-mudi) LDII Tanah Abang mengadakan “Martabak Manis” akhir tahun 2025 di Masjid Asshodiqin Bendungan Hilir, Tanah Abang, Rabu malam (31/12).

Martabak Manis itu sendiri adalah singkatan dari Majelis Remaja Tanah Abang Beraktifitas di Akhir Tahun Menurut Ajaran Islam. Yaitu berupa kegiatan Pengajian Akhir Tahun (PAT) yang selalu dilaksanakan saat malam pergantian tahun. Pengajian ini sendiri bukan untuk merayakan malam pergantian tahun, tetapi merupakan upaya agar para remaja tidak melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat atau bahkan sampai terjadi perbuatan-perbuatan yang melanggar norma sosial dan agama saat malam pergantian tahun.

Selain diisi berupa kajian dengan membaca dan memberi makna pada ayat-ayat Al Quran, memaknai hadits, mendengarkan tausiyah (nasihat agama) juga berisikan acara dialog diskusi dan edukasi santai serta permainan ketangkasan. Itu semua bertujuan untuk membentuk karakter yang luhur (akhlakul karimah) serta senantiasa bersyukur dan mendekatkan diri pada Sang Khaliq. Termasuk menahan diri agar tidak berfoya-foya di saat sebagian wilayah Indonesia sedang di masa kesulitan sehingga timbul rasa simpati dan empati yang tinggi.

Sebagai Ketua PC LDII Tanah Abang, M. Rofiq Sujarwanto juga menjelaskan tentang tujuan jangka panjang dari PAT yang selalu dilaksanakan setiap tahunnya. Dikatakan bahwa, “Membangun generasi penerus bangsa untuk mempersiapkan Generasi Emas 2045 tidak bisa dilakukan dengan waktu yang instan. Diperlukan kegiatan yang berkelanjutan dan komperehensif mulai dari edukasi sosial, budaya, agama bahkan wawasan kebangsaan. Maka mengumpulkan remaja dengan kegiatan yang lebih bermanfaat saat malam pergantian tahun menjadi salah satu upayanya”, pungkas beliau.

Peserta acara yang hadir adalah anak-anak usia pra-remaja, remaja sampai dewasa belum menikah. Jumlah peserta puluhan orang, baik remaja putra dan putri. Turut dihadiri oleh pengurus remaja masjid, pembina, ketua, pengurus DKM Masjid Asshodiqin, pengurus PAC, serta salah satu Pembina MUI Tanah Abang yang menyampaikan tausiyah di dalam acara tersebut. “Martabak Manis” diharapkan dapat selalu menjadi pusat kegiatan para remaja di akhir tahun, sehingga target pencapaian positifnya terwujud dengan “manis” semanis rasa martabak sesungguhnya.[mufiqs]

Related posts

Leave a Comment