LDII Jakarta Utara: Kenang Sosok Ketua FKUB Jakarta Utara, Ulama Kharismatik dan Penjaga Toleransi

Jakarta (21/10). Kabar duka menyelimuti masyarakat Jakarta Utara. Tokoh kerukunan sekaligus Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jakarta Utara periode 2025–2030, Drs. KH Sodikin Maksudi tutup usia pada Rabu (21/10/2026). Almarhum yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Utara ini dikenal luas sebagai ulama kharismatik penjaga toleransi antarumat beragama.

Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi tokoh lintas agama dan masyarakat sipil. Ketua DPD LDII Jakarta Utara, Pudya Sanjaya, hadir langsung di rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa, memanjatkan doa, serta memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Atas nama keluarga besar LDII Jakarta Utara, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya KH Sodikin Maksudi. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah beliau, mengampuni segala khilaf, dan memberikan ketabahan bagi keluarga,” ujar Pudya saat bertakziah.

Menurut Pudya, almarhum bukan sekadar ulama yang mendalam ilmu agamanya, melainkan teladan dalam membangun dialog, merawat toleransi, serta mempererat persaudaraan di tengah kemajemukan Jakarta Utara.

Pudya mengenang salah satu momen berkesan saat KH Sodikin Maksudi menghadiri Safari Ramadan 1447 Hijriah pada awal tahun 2026. Saat itu, almarhum berpesan agar nilai-nilai agama senantiasa diwujudkan dalam aksi nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat dan negara.

“Beliau pernah menegaskan bahwa nilai-nilai kebaikan agama harus ditawarkan dan diwujudkan dalam kehidupan nyata. Jika setiap orang memegang teguh nilai tersebut, kehidupan bermasyarakat akan harmonis. Pesan ini sangat mendalam dan relevan bagi kita semua,” ujar Pudya.

Ia menambahkan, perjuangan merawat kerukunan yang diteladankan almarhum harus terus dilanjutkan oleh para tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan. Menurutnya, kerukunan tidak boleh berhenti pada tatanan wacana, tetapi wajib diwujudkan melalui sikap saling menghormati dan kolaborasi nyata.

Semasa hidupnya, KH Sodikin Maksudi aktif menjalin sinergi dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko), serta para pemuka agama lintas kepercayaan. Lewat FKUB, almarhum konsisten mendorong penguatan moderasi beragama, meredam potensi konflik sosial, dan merawat kondusivitas wilayah.

Bagi DPD LDII Jakarta Utara, almarhum meninggalkan warisan berupa semangat persaudaraan dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keharmonisan kota. Semoga seluruh pengabdian dan jasa almarhum menjadi amal jariyah yang tak terputus. (*)

Related posts

Leave a Comment