Kanwil Kemenag DKI Jakarta Gandeng LDII Jakarta; Pemberdayaan Kemasalahatan Umat dan Kolaborasi Dakwah

Jakarta (24/2). Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Provinsi DKI Jakarta melakukan kunjungan Safari Ramadan ke Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DKI Jakarta pada Senin (23/2). Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sinergitas antar lembaga demi kemaslahatan umat di bulan suci Ramadan 1447H.

Ketua DPW LDII DKI Jakarta, KH. Imam Bashori, menegaskan bahwa silaturahim ke berbagai stakeholder merupakan prioritas organisasi untuk menyerap aspirasi dan hikmah.

“Masukan dari Kementerian Agama menjadi sangat penting bagi kami untuk memastikan program-program LDII selaras dengan upaya menciptakan kemaslahatan bagi umat,” ujar Imam.

Kunjungan ini disambut hangat oleh Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Penais Zawa) yang diwakili oleh Kepala Tim Kerja Kemitraan Umat, H. Fathullah. Ia menyatakan kesiapannya untuk melibatkan LDII dalam berbagai program sosialisasi dakwah di lingkungan Kemenag.

“Kemenag adalah rumah bagi seluruh umat. Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran ormas Islam seperti LDII yang memiliki jaringan pusat pendidikan dan madrasah,” kata Fathullah.

Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris DPW LDII DKI Jakarta, Sukarjan, mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin selama ini. Ia menyebutkan bahwa warga LDII telah aktif berpartisipasi dalam agenda-agenda krusial Kemenag, seperti pelaksanaan hisab rukyat untuk penentuan awal Ramadan dan Syawal, serta pengabdian sebagai penyuluh agama.

“Kami berharap tahun ini kerja sama bisa ditingkatkan lebih baik lagi. Selain bidang teknis keagamaan, kontribusi warga kami sebagai penyuluh Kemenag menjadi bukti nyata kehadiran LDII di tengah masyarakat,” tambah Sukarjan.

Di akhir pertemuan, Fathullah menekankan bahwa peran ormas tidak hanya sebatas pada aspek religius, tetapi juga harus menyentuh aspek ekonomi. Ia berharap kolaborasi ini mampu menciptakan umat yang tidak hanya taat beragama, tetapi juga mandiri secara finansial.

“Sebagai umat beragama, kita juga harus sejahtera. Islam sebagai panduan hidup akan membawa ketenangan jika dijalankan dengan baik, selaras dengan kesejahteraan hidup pemeluknya,” pungkasnya.[RZA/ANR]

Related posts

Leave a Comment