Jakarta (1/2). Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Pimpinan Anak Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PAC LDII) Meruya Utara menggelar bazar murah di lantai 2 Masjid Annur, Kompleks BPPT, Jakarta Barat, Minggu (01/02).
Kegiatan rutin yang telah memasuki tahun ke-10 ini bukan sekadar ajang jual beli, melainkan sarana pembinaan karakter bagi generasi muda. Berbagai barang mulai dari elektronik, kebutuhan pokok, hingga pakaian layak pakai ludes diserbu warga.
Pembina PAC LDII Meruya Utara, Ngadiman, menegaskan bahwa acara ini merupakan agenda tahunan yang diprakarsai oleh remaja setempat. Menurutnya, keterlibatan aktif pemuda dalam mengelola bazar adalah kunci pembentukan mental.
“Bazar ini bertujuan untuk melatih dan membentuk 29 karakter luhur remaja LDII, di antaranya kemandirian, kepedulian, dan kekompakan,” ujar Ngadiman dalam sambutannya.
Ia berharap, melalui praktik langsung seperti ini, para remaja lebih siap menghadapi tantangan zaman dengan bekal karakter yang kuat dan keberkahan.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Masjid An-nur, Sahal Nurhasan Al Ubaidah, menjelaskan bahwa komoditas yang ditawarkan sangat beragam untuk menarik minat masyarakat.



“Kami menjual berbagai macam barang, seperti laptop, sepatu olahraga, barang elektronik, makanan, minuman, hingga pakaian layak pakai. Kegiatan ini kami harapkan dapat membantu warga mendapatkan kebutuhan dengan harga terjangkau sekaligus menumbuhkan kerukunan dan kekompakan antar muda-mudi,” jelas Sahal.
Keseruan acara memuncak saat sesi lelang dimulai. Barang-barang premium seperti koper, tas, sepatu, hingga laptop dilepas dengan harga kompetitif, memicu antusiasme tinggi dari warga sekitar yang memadati lokasi sejak pagi.
Dengan suksesnya gelaran ke-10 ini, PAC LDII Meruya Utara berkomitmen untuk terus menjadikan bazar pra-ramadan sebagai tradisi positif yang mengolaborasikan aspek sosial, ekonomi, dan pendidikan karakter bagi generasi penerus. [ANR]
