Gaya “NGOPI” Remaja LDII Bintaro: Bedah Wawasan Bareng Akademisi UI di Malam Pergantian Tahun

Jakarta (5/1). Masjid Baitul Aziz di Kelurahan Bintaro, Pesanggrahan, berubah menjadi ruang diskusi hangat saat malam pergantian tahun. Mengusung tajuk “NGOPI” (Ngaji Enjoy Penuh Insight), PAC LDII Bintaro menghadirkan suasana pengajian yang berbeda dengan mengundang Novika Stri Wrihatni, seorang akademisi dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI). Kehadiran sosok dosen ini memberikan warna baru bagi para remaja dalam menyerap nilai-nilai agama melalui perspektif diskusi yang lebih mendalam dan relevan dengan tantangan zaman.

Sesuai dengan namanya, sesi “NGOPI” ini mengajak generasi muda untuk berdialog interaktif mengenai cara membentengi diri dari pengaruh negatif lingkungan. Novika Stri Wrihatni memandu diskusi dengan pendekatan yang akrab namun berwawasan luas, memacu para remaja untuk berpikir kritis sekaligus menjaga kepahaman agama. Tak sekadar duduk mendengarkan, suasana semakin cair dengan adanya sesi permainan berhadiah uang tunai dan suvenir eksklusif berupa tumbler, yang disusul dengan momen kebersamaan nge-grill di area masjid.

Memasuki sepertiga malam terakhir, keriuhan diskusi berganti menjadi keheningan doa saat seluruh peserta melaksanakan shalat dan doa malam. Agenda ini sengaja dirancang untuk menyeimbangkan antara aktivitas intelektual, rekreasi, dan penguatan spiritual. Melalui momen ini, para remaja diajak untuk merefleksikan diri dan membangun resolusi positif untuk tahun 2026, menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan yang paling asyik sekaligus bermanfaat di tengah hiruk-pikuk malam tahun baru.

Dewan Penasihat PAC LDII Bintaro, H. Nakim, menegaskan bahwa kehadiran tokoh akademisi dalam pengajian ini adalah upaya untuk meningkatkan standar pembinaan generasi penerus. “Pengajian akhir tahun merupakan agenda rutin LDII di seluruh PC/PAC, sebagai upaya pembinaan generasi muda/penerus di lingkungan PC/PAC LDII,” ujar H. Nakim. Ia berharap, melalui kegiatan yang “Enjoy” namun tetap “Full Insight” ini, para remaja LDII Bintaro tumbuh menjadi pribadi yang berwawasan luas namun tetap kokoh dalam landasan agama. (*)

Related posts

Leave a Comment