Jakarta (26/12). Momen liburan sekolah akhir tahun dimanfaatkan secara produktif oleh Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Cempaka Putih. Berkolaborasi dengan Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) Annaafi’u, LDII menggelar kegiatan “Asrama Akhir Tahun” yang menyasar anak usia dini hingga pra-remaja (Caberawit) di wilayah Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 22 s.d. 26 Desember ini dirancang sebagai langkah membekali generasi penerus (generus) dengan ilmu agama yang kuat dan kemandirian, sebagai bekal menyongsong visi Indonesia Emas 2045 serta peran Jakarta sebagai kota global.
Ketua PC LDII Cempaka Putih, Arif Maulana, menegaskan bahwa tantangan era digital menuntut pembinaan karakter yang lebih intensif. Menurutnya, waktu liburan adalah momentum emas untuk memperkuat fondasi keimanan anak.
“Akhir tahun bukan sekadar waktu liburan, tapi momen untuk recharge keimanan anak-anak kita. Melalui asrama ini, kami ingin memastikan generasi penerus memiliki fondasi ‘Tri Sukses’ yang kuat, yakni alim-faqih dalam agama, berakhlakul karimah dalam perilaku, dan mandiri dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Arif Maulana di sela-sela kegiatan, [Hari/Tanggal].
Metode “Fun Learning”
Agar materi dapat diterima dengan baik oleh anak-anak, panitia mengemas acara dengan pendekatan yang menyenangkan. Kepala TPQ Annaafi’u, Ardian Fauzianto, menjelaskan bahwa konsep asrama didesain agar peserta tidak merasa bosan namun tetap mendapatkan esensi pendidikan karakter.


“Kami mendesain asrama ini agar tidak kaku. Ada sesi hafalan dan praktik ibadah, namun dikombinasikan dengan games serta kegiatan bonding. Tujuannya agar anak-anak merasakan bahwa menimba ilmu agama dan menerapkan karakter luhur itu menyenangkan,” ungkap Ardian.
Antusiasme terlihat dari puluhan peserta yang aktif mengikuti setiap sesi pembinaan mental dan kemandirian. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang melibatkan peserta, tenaga pendidik, serta orang tua.
Sinergi antara pengurus PC LDII Cempaka Putih dan TPQ Annaafi’u ini diharapkan menjadi model pembinaan berkelanjutan dalam mencetak insan yang profesional religius dan siap berkontribusi bagi bangsa. (Thoyib A./Red)

