Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kemayoran; Langkah LDII Merangkul Semua Tokoh Patut Jadi Contoh

Jakarta (5/3). PC LDII Kecamatan Kemayoran memperkuat tali persaudaraan melalui agenda silaturahmi dan buka puasa bersama. Acara yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat ini berlangsung khidmat di Masjid Al-Ichsan, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Rabu (4/3).

Kegiatan rutin tahunan ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting, di antaranya Ketua MUI Kecamatan Kemayoran, Ustaz H. Muhammad Thoyib, Ketua DMI Kecamatan Kemayoran, H. Bambang Subroto, Lurah Harapan Mulya Muhammad Faozi, serta Bendahara FKUB DKI Jakarta H. Abdillah. Turut hadir pula Sekretaris DPW LDII DKI Jakarta yang juga menjabat Sekretaris FKUB DKI Jakarta, H. Sukarjan.

Ketua PC LDII Kemayoran, Ramadhani, menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan komitmen organisasi dalam merawat ukhuwah islamiyah (persaudaraan sesama Muslim).

“Silaturahmi ini rutin kami laksanakan setiap bulan Ramadan. Tujuannya sederhana namun mendalam, agar kita semua bisa saling mengenal lebih dekat dan memperkuat persaudaraan,” ujar Ramadhani.

Apresiasi senada datang dari Ketua DMI Kemayoran, H. Bambang Subroto. Ia menilai langkah LDII dalam merangkul seluruh lapisan masyarakat patut diapresiasi dan ditiru oleh organisasi lain.

“Apa yang dilakukan LDII ini patut dijadikan contoh. Setiap undangannya mampu mewadahi seluruh unsur, dari tokoh agama hingga tokoh masyarakat. Dari kegiatan seperti inilah ukhuwah islamiyah benar-benar berjalan,” ungkap H. Bambang.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antarlembaga telah membuahkan hasil nyata, salah satunya kesuksesan program santunan 1.000 anak yatim yang didukung penuh oleh berbagai pihak, termasuk LDII.

Senada dengan hal tersebut, H. Sukarjan, pengurus MUI Jakarta Pusat mengimbau masyarakat untuk tidak lengah dan tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong untuk melaksanakan ibadah di masjid.

“Kami mengingatkan seluruh warga untuk bersama-sama menjaga ketertiban umum. Pastikan keamanan rumah dan lingkungan masing-masing tetap terjaga, khususnya saat ditinggal beribadah. Jangan sampai kekhusyukan kita terganggu oleh hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar H. Sukarjan.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sinergi antara warga dan aparat keamanan setempat sangat diperlukan guna menciptakan suasana Ramadan yang kondusif, aman, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Lurah Harapan Mulya, Muhammad Faozi, yang hadir mewakili Camat Kemayoran, turut menyampaikan terima kasih atas kontribusi LDII yang konsisten menjalin hubungan harmonis dengan pemerintah setempat.

Acara ditutup dengan tausiah agama oleh KH. Muhammad Thoyib. Dalam ceramahnya menjelang berbuka, ia mengajak jamaah untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum emas dalam meningkatkan kualitas iman dan takwa kepada Allah SWT.[ANR]

Related posts

Leave a Comment