Jakarta (4/1). Pimpinan Cabang (PC) LDII Koja, Jakarta Utara, sukses menyelenggarakan acara “KEMBARA 2025” (Keakraban Muda-mudi Barokah di Akhir Tahun) sebagai wadah pembinaan positif bagi generasi muda di malam pergantian tahun. Bertempat di Masjid Syarif Hidayatullah, kegiatan ini berlangsung khidmat mulai Rabu (31/12/2025) petang hingga Kamis (1/1/2026) pagi.
Acara ini dihadiri oleh Ketua DPW LDII DKI Jakarta KH. Imam Bashori dan Sekretaris DPW LDII DKI Jakarta H. Sukarjan, serta diikuti oleh ratusan pemuda-pemudi di wilayah Koja. Rangkaian kegiatan dirancang secara variatif, dimulai dengan Talkshow Interaktif yang membahas isu-isu kepemudaan kontemporer, sesi permainan edukatif berbasis teknologi melalui Kahoot, hingga pentas seni yang menampilkan kreativitas orisinal para peserta.
Penguatan Karakter di Seluruh Jakarta
Dalam kesempatan tersebut, H. Sukarjan menekankan bahwa kegiatan ini bukanlah agenda sesaat, melainkan bagian dari strategi besar organisasi dalam menjaga moralitas pemuda di tengah gegap gempita perayaan tahun baru.
“KEMBARA ini merupakan ajang tahunan yang kami laksanakan secara serentak. Ini adalah upaya konkret pembinaan LDII Jakarta untuk membentengi generasi penerus di seluruh lingkungan PC dan PAC se-Jakarta. Kami ingin memastikan mereka memiliki lingkungan yang terjaga dan kegiatan yang bermanfaat saat malam pergantian tahun,” ujar H. Sukarjan.

Ia menambahkan bahwa dengan mengumpulkan pemuda di masjid, LDII berupaya mengarahkan energi positif mereka ke hal-hal yang bersifat edukatif dan religius, sehingga terhindar dari potensi pengaruh negatif kegiatan yang tidak produktif.
Kepedulian Sosial dan Kebersamaan
Sebagai bentuk pengamalan nilai-nilai kemanusiaan, acara ini juga menyelipkan sesi penggalangan dana untuk korban bencana di Sumatra, bekerja sama dengan DPW LDII DKI Jakarta. Langkah ini bertujuan untuk menanamkan kepedulian dan empati tinggi dalam diri generasi muda.
Malam keakraban kemudian ditutup dengan sesi BBQ bersama, yang menciptakan suasana hangat dan mempererat tali silaturahim antarpeserta. Melalui perpaduan antara pembinaan spiritual, edukasi, dan hiburan yang terukur, KEMBARA 2025 diharapkan mampu mencetak generasi yang cerdas secara intelektual namun tetap rendah hati dan religius. (*)

