Jakarta (15/1) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Khoirudin, menerima audiensi resmi dari delegasi Forum Lintas Ormas (FLO) Provinsi DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, pada Rabu (14/1). Pertemuan ini membahas peran strategis organisasi kemasyarakatan dalam masa transisi Jakarta menuju Kota Global.
Dalam kunjungan tersebut, pengurus FLO hadir didampingi sejumlah pimpinan organisasi anggotanya, termasuk jajaran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi DKI Jakarta. Kehadiran berbagai elemen ormas ini menunjukkan soliditas masyarakat sipil dalam mendukung pembangunan daerah.
Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menyambut baik inisiatif FLO untuk proaktif membangun dialog dengan legislatif. Ia menekankan bahwa visi Jakarta sebagai kota global tidak bisa hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur fisik semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif elemen masyarakat untuk menciptakan suasana kota yang ramah.
“Jakarta sebagai kota global yang berbudaya ingin disejajarkan dengan kota-kota dunia. Salah satu indikator utamanya adalah kota yang nyaman, aman, dan ramah bagi semua,” ujar Khoirudin.
Ia secara khusus mengapresiasi peran FLO yang menaungi sekitar 150 ormas di Jakarta sebagai mitra strategis dalam menjaga kondusivitas ibu kota.
Menanggapi arahan tersebut, Ketua Umum FLO Jakarta, Juaini Yusuf, menegaskan komitmen organisasi di bawah naungannya untuk terus menjalankan program yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
“Kami di FLO berkomitmen menjalankan kegiatan nyata, mulai dari Jumat Berkah, penanaman pohon, bantuan operasional masjid, hingga penyediaan beras murah untuk menjaga stabilitas pangan,” jelas Juaini.
Ia menambahkan, FLO siap mengawal kebijakan DPRD dan Pemprov DKI demi pembangunan yang berkelanjutan.
Sebagai bagian dari delegasi FLO, Ketua DPW LDII DKI Jakarta, KH. Imam Bashori, turut menyampaikan pandangannya. Ia menilai keberadaan FLO sangat vital sebagai wadah penyatuan visi ratusan ormas agar bergerak dalam satu irama yang konstruktif.
“Kehadiran FLO merupakan langkah nyata terciptanya mitra strategis bagi pemerintah. Melalui wadah ini, kita bersama-sama memiliki tanggung jawab membangun Jakarta agar lebih maju, namun tetap menjaga nilai luhur dan budaya warganya,” ungkap Imam Bashori.

Imam meyakini, sinergi yang kokoh antara payung ormas seperti FLO dan pemerintah daerah akan mempercepat transformasi Jakarta menjadi pusat ekonomi global yang tetap memiliki jiwa sosial tinggi.
Audiensi tersebut diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Imam Bashori, sebagai simbol harmoni dan harapan agar kolaborasi antara legislatif dan elemen masyarakat sipil dapat berjalan lancar di masa mendatang. [ANR]
