Jakarta (2/1). Mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang bermanfaat, Muda-Mudi LDII PAC Kebon Kacang mengikuti kegiatan “PENGAJIAN DENGAN KEFAHAMAN SANTUY” pada Rabu (31/12/2025). Acara yang dipusatkan di Masjid Baitul Manshurin, Cideng, Jakarta, ini dihadiri remaja dengan penuh antusiasme.
Kegiatan ini dilaksanakan bukan tanpa dasar. Program ini merupakan bentuk realisasi dari arahan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Provinsi Jakarta yang menginstruksikan seluruh jajaran di tingkat PC dan PAC untuk membina generasi muda melalui kegiatan “Malam Keakraban dan Pengajian Akhir Tahun”. Langkah ini diambil secara serentak di seluruh Jakarta sebagai upaya untuk menjaga warga LDII, khususnya usia remaja, agar tidak terjerumus ke dalam euforia perayaan tahun baru yang berlebihan, seperti kemacetan lalu lintas, penggunaan petasan dan kegiatan tidak bermanfaat lainnya.
Kegiatan dimulai setelah waktu Sholat Isya dengan rangkaian pengajian Al-Qur’an dan Al-Hadist. Suasana khidmat terasa saat para muda-mudi menyimak Nasehat Agama yang disampaikan oleh Dewan Penasihat. Pendampingan langsung dari dewan penasihat ini memastikan bahwa setiap materi yang disampaikan selaras dengan target pembinaan karakter Generus (Berakhlaqul Karimah, Alim-Faqih dan Mandiri).
Setelah sesi spiritual selesai, suasana berubah menjadi meriah dengan sesi Games Interaktif. Berbagai permainan ketangkasan dan kerja sama tim dilakukan untuk mempererat tali persaudaraan (ukhuwah) antar peserta.
Aidil Farhan, selaku Ketua PAC LDII Kebon Kacang, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga lingkungan pergaulan yang sehat bagi remaja sesuai garis kebijakan organisasi. “Kami menjalankan instruksi dari DPW LDII Jakarta untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak muda di malam tahun baru. Kegiatan ini adalah wadah agar mereka memiliki alternatif yang positif. Daripada mereka keluyuran di jalan yang penuh risiko, lebih baik berkumpul di sini untuk mengaji dan mempererat kerukunan melalui games,” ujar Aidil Farhan.


Ia juga menyampaikan harapannya untuk masa depan generasi muda di wilayahnya. “Harapan kami ke depannya, muda-mudi LDII Kebon Kacang dapat menjadi contoh di masyarakat sebagai pemuda yang produktif dan religius. Semoga di tahun 2026, semangat beribadah, kerukunan, dan kekompakan kita semakin meningkat,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan makan malam, menandai kesiapan muda-mudi Kebon Kacang menghadapi tahun 2026 dengan mentalitas yang lebih kuat dan positif. (*)

