Jakarta (5/2). Dalam rangka mempererat tali silaturrahim dan membangun sinergi antar tokoh agama di Jakarta, Pengurus DPW LDII Provinsi DKI Jakarta berkunjung ke kediaman KH. Maulana Kamal Yusuf, di Paseban, Senen, Jakarta Pusat, pada Rabu (4/2).
Dalam pertemuan tersebut Ketua DPW LDII DKI Jakarta, KH Imam Basori didampingi Ketua DPD LDII Jakarta Pusat, H. Aris Triarso dan Wakil Ketua DPD LDII Jakarta Pusat, Ahmad Maulana Iskak.
Dalam suasana yang hangat di kediamannya di Jalan Paseban Timur No. 13, KH Maulana Kamal Yusuf, Pengasuh Pondok Pesantren At Thabraniyah, Senen, Jakarta itu menyambut baik kedatangan rombongan LDII. Ia mengapresiasi serta mendukung kepemimpinan KH. Imam Basori yang kini mengemban amanah sebagai Ketua DPW LDII DKI Jakarta masa bakti 2025-2030.
KH. Maulana menekankan pentingnya komunikasi yang intensif antar tokoh agama untuk menjaga kemaslahatan umat di tengah dinamika ibu kota.
“Apabila niatnya baik dan dikerjakan dengan cara yang baik, insya allah hasilnyapun akan baik,” tutur KH Maulana Kamal Yusuf saat memberikan wejangannya kepada pengurus LDII.
Menanggapi sambutan hangat tersebut, KH. Imam Basori menyatakan rasa syukur dan apresiasinya. Ia menegaskan bahwa LDII berkomitmen untuk terus membuka diri dan bekerja sama dengan berbagai elemen tokoh agama demi kepentingan masyarakat luas.
“Kami sangat bersyukur bisa bersilaturahmi dan diterima dengan terbuka oleh KH. Maulana di kediaman beliau. Semoga ke depannya kami dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat lagi untuk umat dan bersinergi dengan tokoh agama, khususnya di wilayah Jakarta ini,” ungkap KH Imam Basori.
Sebagai bentuk transparansi dan sarana informasi, pengurus LDII juga menyerahkan Majalah Nuansa Persada kepada KH. Maulana Kamal Yusuf di akhir pertemuan. Penyerahan majalah ini bertujuan memberikan gambaran komprehensif mengenai kontribusi dan kegiatan LDII yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia.

Tak hanya berdialog, rombongan pengurus LDII kemudian diajak oleh putra KH. Maulana, Gus Fikri, untuk meninjau langsung fasilitas dan melihat aktivitas para santri di Pondok Pesantren At Thabraniyah yang berlokasi tak jauh dari kediaman utama.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam memperkokoh ukhuwah islamiyah dan kolaborasi lintas organisasi di Jakarta. [AT/ANR]
